Kembali ke Bisnis Prosesor Mobile, Intel Gandeng Spreadtrum

Kembali ke Bisnis Prosesor Mobile Intel Gandeng Spreadtrum

Sekarang ini, bnanyak sekali bisnis yang berhubungan dengan gadget yang menjamur dipasaran seperti aksesoris laptop, ponsel canggih, stok pulsa sampai perangkat lunak gadget. Tentunya hal tersebut untuk memenuhi banyaknya permintaan pasar. Seperti merek Intel yang biasanya lebih diketahui merupakan merek untuk perangkat lunak dan perangkat keras pada PC. Namun kini, merek Intel telah merilis produk pertama ponsel pintar yang bernama Xolo X900 pada bulan April tahun 2012. Pada peluncuran produk ponsel canggih unggulannya ini, sekaligus menjadi awal yang dirintis Intel untuk memulai bisnis ponsel pintar yang dapat mengambil banyak perhatian masyarakat. Tentunya, merek kenamaan ini menggunakan berbagai teknologi canggih untuk produk ponsel pintar pertamanya ini. Chip Intel Medfield SoC yang digunakan nsebagai prosesor pada ponsel pintar ini merupakan tahap awal yang sangat baik yang dipilih Intel untuk memulai bisnis ponsel pintar ini.

Nama besar ini ternyata belum cukup untuk mengambil hati para pengguna ponsel pintar karena fakta membuktikan selama empat tahun ponsel pintarnya ini tidak sukses dipasaran. Hal ini disebabkan karena tidak ada tanda bahwa perusahaan prosesor dunia terbesar itu dapat mencetak keuntungan yang besar. Meski begitu, pada akhir tahun 2016 lalu secara diam-diam, Intel memproduksi beberapa chip ponsel pintar sebagai produk terbarunya. Ternyata hal tersebut rencananya akan mereka perkenalkan pada tahun ini. Tentunya untuk produk terbarunya tersebut yang sudah memakan waktu cukup lama untuk menyempurnakan fungsinya, mereka akan menawarkan berbagai penawaran menarik yang dapat memikat hati para pengguna ponsel pintar. Selain itu, hal ini juga didasari pada pembelajaran yang mereka dapatkan dalam peluncuran produk ponsel pintar mereka yang terdahulu.

Intel sangat dikenal sebagai salah satu merek terbaik yang menyediakan prosesor populer untuk server dan desktop dengan teknologi dan kemampuan produknya yang memiliki kualitas terbaik. Meski begitu, hal ini akan sangat berbeda dalam produksi ponsel pintar dalam basis OS Android. ARM merupakan salah satu usaha prosesor untuk Android yang memiliki fokus pada prosesor sederhana namun memiliki kemampuan yang optimal serta yang dapat mengkonsumsi daya seminimal mungkin. Sehingga ARM merupakan saingan kuat yang cukup sulit untuk ditandingi oleh Interl x86. Dengan berbagai cara, Intel menyajikan chipset Intel x86 dengan kekuatan maksimal karena prosesor ini memiliki kinerja yang cukup tinggi dan dapat bekerja secara optimal sehingga dapat bersaing dengan ARM. Namun ada kelemahan lain yaitu Intel x86 memiliki daya tahan baterai yang lebih rendah dibandingkan ARM.

Pada ajang Mobile World Congress 2017, Spreadtrum SC9853i merupakan salah satu produksi Spreadtrum yang juga bekerja sama dengan Intel sebagai penyedia prosesornya. Spreadtrum SC9853i ini dibuat dengan basis teknologi 14nm Intel. Ponsel pintar ini dipasarkan dengan target pasar ponsel pintar yang dapat memenuhi kebutuhan pasar kelas menengah dan cocok untuk keperluan bisnis stok pulsa. Spreadtrum SC9853i ini juga dibuat semaksimal mungkin untuk memiliki kinerja yang cukup tinggi dan optimal namun dengan konsumsi daya yang rendah dengan prosesor octa core yang diproduksi dengan clock speed 1.8GHz ( Intel Airmont 64-bit). Sehingga ponsel pintar ini sangat mampu bersaing secara kualitas dipasaran. Intel mencoba untuk memanfaatkan hal tersebut untuk menawarkan produk terbaiknya serta bersaing dipasaran dan juga untuk mendapatkan tempat dipasaran ponsel pintar. Leagoo T5c juga disebut sebagai produk perangkat pertama yang hadir dengan menggunakan prosesor Spreadtrum SC9853i.
Sumber: https://www.tabloidpulsa.co.id/news/32365-gandeng-spreadtrum-intel-comeback-ke-bisnis-prosesor-mobile

Kembali ke Bisnis Prosesor Mobile, Intel Gandeng Spreadtrum
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *